Bagaimana membentuk tampilan perspektif dalam foto, yang akan memperbuat tampilan ruang dan dimensi
dalam sebuah foto, yang akan memperkuat tampilan fotonya menjadi lebih hidup.
Banyak aspek yang terlibat dalam pembentukan perspektif foto yang mendukung kekuatan penampilan gambar foto.
|
|
Membentuk perspektif foto akan melibatkan penggunaan lensa sudut lebar (wideangle lens), pilihan titik pandang,
pemanfaatan kecerahan dan arah cahaya, serta proporsi penggunaan ruang.
Memahami perspektif akan sangat membantu kita menghadapi berbagai subjek statis (misalmya bangunan, goa, penorama,
pantai, tebing, pegunungan, hutan, dan sebagainya).
|
Kecepatan rana (shutter speed), selain digunakan untuk mengendalikan kecerahan untuk pencahayaan, juga memiliki
pengaruh terhadap bagaimana gambar akhir bisa direkam.
Pilihan kecepatan rana akan berpengaruh pada rekaman gambar akibat guncangan kamera (camera shake) saat gambar foto
direkam.
|
|
Jika kita menggunakan kecepatan rana sangat tinggi (misalnya 1/2000 detik), maka gambar akan terekam jelas, dengan
berbagai detil tampil bagus sebaliknya saat kita terpaksa menggunakan kecepatan rana lambat (misalnya 1/8 detik
atau lebih lambat, akibatnya gambar yang dibuat sering tampil blur.
|